Dandim 0912/Kubar Letkol Infanteri Doni Fransisco, menjelaskan, keterlibatan Babinsa dimulai sejak tahap penyemaian bibit hingga proses penanaman.
“Hari ini sudah direalisasikan kurang lebih 60 hektare lahan, targetnya hingga 100 hektare. Mudah-mudahan kolaborasi ini memberikan dampak signifikan bagi kelompok tani di Geleo Baru,” kata Doni kepada Korankaltim.com disela penanaman.
Penanaman perdana tersebut juga dihadiri mitra dari pemerintah daerah mulai Dinas Pertanian, Camat Barong Tongkok, Petinggi Geleo Baru hingga masyarakat tani setempat.
“Kehadiran semua pihak ini menjadi wujud sinergitas positif. Harapannya, padi Mayas bisa terus dikembangkan dan mendukung kedaulatan pangan, sesuai arahan Bapak Presiden,” lanjut Doni.
Selain dukungan lahan, kegiatan ini turut ditopang dengan bantuan sarana pertanian. Pemerintah daerah memberikan sprayer, sementara Kodim menyalurkan obat hama untuk menunjang perawatan.
“Kami juga mengangkat tema Kodim Kubar Ayo Bagawi yang artinya ayo bekerja. Hari ini, semangat itu diwujudkan dengan turun langsung menanam padi bersama petani,” sebutnya.
Langkah kolaboratif ini diharapkan menjaga semangat petani lokal sekaligus meningkatkan produktivitas padi Mayas yang menjadi varietas khas di Kubar.
“Semangat petani lokal harus terus kita jaga. Dengan kebersamaan, kita dorong produktivitas agar padi Mayas bisa memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tutup Doni.
Editor: Aspian Nur