Kegiatan yang digelar dua hari, Selasa dan Rabu (24-25/6/2025) di Taman Budaya Sendawar bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan dan kebersihan hewan peliharaan.
Kontes kucing di hari pertama diikuti oleh para pemilik yang menampilkan kucing peliharaannya dalam kondisi terbaik. Keesokan harinya, dilanjutkan kontes anjing yang meliputi penilaian terhadap aspek kebersihan dan penampilan fisik.
Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat, Samson Alexander,menjelaskan bahwa kucing dan anjing merupakan hewan yang sangat dekat dengan kehidupan manusia. Oleh karena itu, menjaga kesehatan dan kebersihannya menjadi hal yang penting.
“Kalau kita pelihara kucing dan anjing mereka hidup di dalam rumah, bisa tidur di ruang tamu, sofa bahkan di tempat tidur. Maka kebersihannya penting untuk dijaga agar tidak menjadi sumber penyakit seperti rabies,” ujarnya, Rabu (25/6/2025).
Lanjutnya, kontes ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap hewan peliharaan. Ia menilai meningkatnya populasi kucing dan anjing di Kutai Barat harus diimbangi dengan pemahaman yang baik tentang perawatan hewan.
Sementara itu, Seksi Kesehatan Hewan, drh. Ni Luh Sumaniartini, menyebutkan bahwa penilaian dalam kontes ini didasarkan pada kebersihan tubuh, kondisi fisik, keaktifan, dan penampilan umum. Khusus untuk anjing, penilaian juga mencakup kebersihan telinga, mata, hidung, mulut dan bulu.
Pelaksanaan kontes ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga yang hadir tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga antusias mengikuti edukasi langsung dari petugas lapangan seputar perawatan dan kesehatan hewan peliharaan.
Editor: Erwin