Tim Pengusung Pasangan Ahmad Syaiful dan Jainuddin AJI, Zainuddin dalam sambutannya mengatakan pesta demokrasi Pilkada 2024 nantinya dapat melahirkan seorang pemimpin yang bisa membangun Kabupaten Kubar lebih baik.
Ia juga berpesan kepada KPU untuk berlaku adil terhadap semua pasangan calon.
"Jangan ada diskriminasi karena wasit dalam pertandingan demokrasi ini adalah KPU dan hakim garisnya ada pada Bawaslu," ucapnya.
Zainuddin pun mengatakan walaupun kandidatnya sempat menunggang 'banteng' tapi jangan dianalogikann jika banteng di Kutai Barat ditunggangi oleh calon pasangan cabub dan cawabub dari Partai Golkar tersebut.
"Semua itu hanya sebagai kesenian yang menunjukkan bahwa kesenian ini adalah merupakan budaya kita, kita harus mulai melestarikan budaya," lanjutnya.
Ketua KPU Rintar Pasaribu mengatakan Rabu (29/8/2024) hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran bakal pasangan calon Bupati Kubar.
Ia pun mengatakan pihaknya siap melayani dan bersikap tegas menjalankan seluruh aturan-aturan yang ada.
"KPU harus bersifat independen tidak berpihak kepada siapapun, demi menjaga integritas kami dalam penyelenggaraan Pilkada di tahun 2024," tegasnya.
Ia juga mengimbau seluruh simpatisan yang hadir agar menjaga keamanan dan ketertiban.
"Apabila ada hal-hal yang mungkin kurang tepat, mari bersama-sama untuk saling mengingatkan kami agar selalu berada di dalam rel aturan-aturan," ucap Rintar.
Sekitar pukul 10:23 Wita, pemeriksaan berkas pendaftaran calon pasangan Ahmad Syaiful dan Jainuddin dinyatakan sah dan diterima oleh KPU Kubar, sekaligus penandatanganan berita acara dan penyerahan surat pengantar pemeriksaan kesehatan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.
Editor: Supiansyah