Bantuan yang disediakan berupa peralatan produksi seperti blender, kompor mata 1.000, oven kue, mixer, mesin pemotong kripik, spinner, mesin pres, alat tenun, benang, kain drill, mesin jahit portable, mesin jahit kulit, photo box, mesin jahit lubang 4, dan mesin bordir.
"Dengan adanya bantuan peralatan ini, diharapkan dapat meningkatkan produksi kerajinan IKM dan UMKM baik secara kuantitas maupun kualitas. Hal ini akan membuat kegiatan usaha berjalan lebih efektif dan efisien, dengan inovasi dalam mengolah kerajinan daerah untuk menarik minat konsumen." jelas Kepala Disperindagkop Kubar, Uji Rinjani, kepada korankaltim.com pada Kamis, (28/12/2023).
Adapun pendanaan untuk kegiatan ini berasal dari Dana Aspirasi (pokir) anggota DPRD Kutai Barat di Bidang Koperasi, serta Dana Insentif Daerah (DID) melalui Bidang Industri Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM.
"Selanjutnya, diharapkan kita dapat memperluas pemasaran produksi dengan promosi intensif, produk berkualitas, dan harga bersaing. Penting untuk memperhatikan kekuatan dan kelemahan pesaing di luar daerah serta mengevaluasi kekurangan sendiri guna perbaikan, agar usaha dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha IKM," tambah Uji Rinjani.
Bantuan peralatan ini jelasnya menjadi langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan industri kecil dan menengah di Kubar, serta ikut menciptakan lingkungan usaha yang produktif dan berdaya saing.
Editor: Maruly Z