Seorang ibu rumah tangga, Muti, mengungkapkan kesulitannya mencari tabung gas melon. "Susahnya cari tabung melon, keliling warung-warung pengecer seputar Barong Tongkok, Kubar kosong," ujarnya pada Rabu (27/12/2023).
Tidak hanya warga biasa, pedagang makanan dan minuman juga merasakan dampak kelangkaan ini. Karto, seorang pedagang pentol di Alun-Alun Itho juga berpendapat senada. "Susah dapat tabung (gas elpiji), keliling nyari belum dapat," jelasnya.
Korankaltim.com mencoba mengonfirmasi masalah ini kepada salah satu agen elpiji di Barong Tongkok. Agen tersebut mengaku kurang paham mengenai penyebab kelangkaan gas elpiji tersebut karena selama ini pihaknya hanya menerima pengiriman.
Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Kutai Barat (Kubar), Uji Rinjani menduga kelangkaan gas elpji 3 kg ini disebabkan habisnya stok akibat perayaan Natal. Namun, ia menjamin stok akan kembali tersedia pada 30 Desember 2023 mendatang.
"Stoknya habis karena hari raya Natal dan nanti akan datang lagi pada Sabtu, 30 Desember 2023," ucapnya kepada korankaltim.com.
Editor: Maruly Z