Karena itulah untuk mencegah terjadinya perundungan di sekolah Polres Kutai Barat melalui bidang pembinaan masyarakat (Binmas) menggelar penyuluhan di SMPK 2 Barong Tongkok Sabtu (2/12/2023) pagi tadi yang diikuti para guru dan siswa di sekolah tersebut.
Aiptu Jamil Ahmad mewakili Kasat Binmas Polres Kutai Barat Iptu Sunarto memberikan penjelasan tentang dampak negatif bullying terhadap psikologis dan emosional korban dalam kegiatan ini.
Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya melaporkan perilaku bullying kepada pihak berwenang, sejalan dengan upaya mendorong para pelajar agar tidak terlibat dalam kenakalan remaja hingga tindak pidana.
Kegiatan sosialisasi ini mencerminkan komitmen bersama antara kepolisian, sekolah dan komunitas dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan generasi muda. "Diharapkan, melalui pemahaman ini, siswa-siswi SMPK 2 Barong Tongkok akan lebih siap untuk melawan bullying dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua," ujar Sunarto.
Sementara Kapolres Kutai Barat AKBP Heri Rusyaman kepada Korankaltim.com menjelaskan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian terhadap keselamatan pelajar sebagai generasi masa depan. "Bullying adalah masalah serius yang dapat merusak masa depan anak-anak," tegas Heri.
Editor: Aspian Nur