Untuk diketahui, pada festival ini juara kedua diraih grup tari dari SMP Muara Pahu A dan juara ketiga diraih Sanggar Seni Sempekat Seluang. Festival tari ini sendiri diikuti 22 grup dari berbagai kalangan, termasuk sekolah dan komunitas seni. Mereka tampil memukau di panggung Taman Budaya Sendawar (TBS) dalam berbagai penampilan.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kubar, Yuyun Diah Setiorini, menjelaskan, festival tarian daerah pesisir ini adalah wujud rasa syukur terhadap ulang tahun ke-24 Kubar, khususnya dalam bidang seni budaya pariwisata.
“Festival ini bukan hanya tentang tarian daerah, tetapi juga mencakup kompetisi musik, lagu daerah, fashion show, kuliner, dan jajanan khas Kubar,” ucapnya usai acara di Panggung TBS, Kamis (26/10/2023) malam.
“Perlombaan ini diadakan terbuka untuk semua kalangan, tidak terbatas oleh usia, sehingga siapa pun, baik individu maupun kelompok masyarakat, komunitas, sekolah, dan pecinta seni dan budaya dari segala usia dapat bergabung dan menikmati berbagai acara yang diselenggarakan,” lanjutnya.
Tujuan dari seluruh rangkaian perlombaan ini jelasnya untuk mengangkat dan mempromosikan seni budaya yang kaya dan beragam yang dimiliki Kabupaten Kubar.
Kepala Dispar juga memberikan pesan kepada seluruh masyarakat Kubar, terutama generasi muda dan komunitas pecinta seni budaya, agar bersama-sama mempromosikan, mengangkat, mencintai, dan membanggakan seni budaya yang menjadi warisan dan kebanggaan daerah mereka. Dengan semangat ini, seni dan budaya Kubar akan terus berkembang dan tumbuh bersama komunitas yang mencintainya.
Editor: Maruly Zainuddin