Kepala Dinkes, dr Ritawati Sinaga menjelaskan tujuan kegiatan operasi katarak sebagai langkah eliminasi penyebab utama kebutaan yang dapat di cegah dan diobati sebagai masalah kesehatan masyarakat.
Selain itu dengan terselenggaranya kegiatan tersebut dapat mengurangi jumlah penyakit yang menyebabkan kebutaan akibat katarak, meningkatnya program pencegahan dan pengobatan kesehatan mata, serta meningkatkan produktivitas pasien katarak dan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun sasaran dari kegiatan tersebut adalah penderita katarak yang berada di 19 Puskesmas di 16 Kecamatan se-Kubar. Untuk waktu pelaksanaan selama empat hari yang dipusatkan di RS Pratama dan kegiatan tersebut bekerja sama dengan klinik mata dr Arie Umboh Sp M dari Samarinda.
Klinik mata dr Arie Umboh merupakan klinik khusus memberikan pelayanan kesehatan mata dan dapat memberikan pelayanan di luar gedung, operasi katarak menggunakan jenis operasi SICS dimana proses operasi relative cepat, murah dan kualitas operasi yang baik.
Lebih lanjut Kadiskes juga menjelaskan adapun kegiatan yang dilaksanakan selain operasi katarak, juga dilakukan operasi pterigium dan juga pembagian kacamata refraksi bagi keluarga tidak mampu.
“Untuk semua kegiatan tersebut diberikan secara gratis, ditambah akomodasi, transportasi dan konsumsi pasien dan pendamping ditanggung oleh Pemkab Kubar selama kegiatan berlangsung, dan juga menyediakan tempat bagi pasien pra operasi di RS Pratama, yang sudah disiapkan Spell Bed dan karpet bagio pasien dan pendamping, ” terang Kadiskes.
Sedangkan pembagian kacamata refraksi bagi anak sekolah dilakukan dengan melakukan pemeriksaan dan pengukuran di RS Pratama. Adapun kriteria penerima bantuan kacamata refraksi adalah anak usia sekolah yang aktif, warga Kubar, memiliki gangguan penglihatan kelainan refraksi miopia, hipermetropia dan cylinder. (adv/kp10/si/mh)