“Sepertinya takarannya kurang atau sengaja dikurangi, soalnya berapa kali tukar tabung gas melon cepat habis, biasanya saya pakai dua minggu tukar sekali, sekarang hanya sampai empat hari saja, sudah habis gasnya,” keluh Martina, warga Barong Tongkok, Kamis (15/6/2023).
Ditambahkan kejadian tersebut tidak hanya dialami saat tukar tabung gas melon di tempat atau warung yang sama, tapi dirinya sudah mencoba dibeberapa warung pengecer, namun tetap sama.
Hal senada disampaikan Lisa, yang juga mengeluh isi tabung gas cepat habis. “Belum satu Minggu gas sudah habis, tidak hanya sekali ini, tapi sudah sering terjadi dalam beberapa bulan terakhir,” ungkap Lisa. Lisa menduga pengisian gas ditabung melon tersebut tidak mencapai standar.
Sementara, salah satu Agen Elpiji di Barong Tongkok saat di konfirmasi media ini enggang berkomentar banyak. “Kita disini cuma terima pengiriman, terkait takaran standar atau tidak, kita tidak tahu, karena kita tidak melihat isi gasnya,” ungkap Agen Elpiji yang enggan namanya diberitakan. Namun dia mengakui memang banyak menerima komplain terkait takaran gas elpiji dalam tabung 3 Kg.
Editor: Maruly Zainuddin