"Dari keterangan yang berhasil dikumpulkan, korban berangkat bersama kedua anaknya yakni Advensia Nadalia Hanyaq (8) dan Frengki Rebando Ibo Hang (4). Untuk berangkat ke ladang yang berada di hilir kampung," kata Wakapolsek Long Bagun, Iptu Aan Anwari saat dikonfirmasi, Senin (20/6/2022).
Mesin yang mati menyebabkan perahu yang mereka gunakan terseret arus sungai Mahakam yang deras. Perahu kemudian tersangkut kayu dan kemudian terbalik.
Saat perahu terbalik dan karam, korban sempat memegang kedua anaknya. Namun karena arus sungai yang deras kedua anaknya terlepas dari tangannya kemudian hilang. Korban pun sudah berusaha mencari kedua anaknya tapi tidak ketemu. Dirinya pun berteriak meminta tolong kepada warga yang ada di Kampung Long Melaham dan warga pun datang untuk membantu mencari kedua korban namun tidak ditemukan.
"Pencarian terus dilakukan, bersama dengan BPBD Kubar dan juga masyarakat setempat. Pagi tadi sudah dimulai kembali pencarian. Namun sampai sekarang belum membuahkan hasil. Namun kita akan tetap terus melakukan pencarian," pungkasnya.
Penulis: M. Yasin Handayan
Editor: Supiansyah