Keputusan pembatalan pelatihan tersebut diambil setelah diadakannya rapat koordinasi kepala daerah bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dinas terkait serta panitia pelaksana pelatihan yang mengacu surat pemberitahuan dari Mensesneg RI terkait penyeleksian dan pelatihan Paskibraka yang dilakukan di tingkat nasional, Kamis (29/7/2021).
"Dalam rapat kemarin, disepakati bersama untuk rencana pelatihan anggota Paskibra terpaksa dibatalkan karena alasan kesehatan. Apalagi kondisi penyebaran virus sekarang juga cukup mengkhawatirkan," kata Kepala Bidang Layanan Kepemudaan, Felix melalui Kepala Seksi Infrastruktur dan Mitra Pemuda Dispora Kubar, Roni Alex Gores, Jumat (30/7/2021).
Dibatalkannya pelatihan paskibra ini tentu membuat peserta yang sebelumnya sudah menyiapkan mental dan fisik merasa sedikit kecewa. Sebab pembatalan ini hanya berselang satu hari sebelum para peserta memasuki pusat karantina pelatihan.
Sebelumnya para anggota paskibraka sudah merasa senang dengan informasi anggota Paskibra bisa menjalankan tugas mulia saat Peringatan Kemerdekaan ke 76 RI "Ya sedikit merasa kecewa, kita sudah persiapkan kebutuhan selama karantina, fisik dan juga mental. Satu hari sebelum masuk pusat pelatihan, harus batal.
Tetapi kita juga bisa mengerti dengan kondisi yang dialami sekarang ini," kata Selvi, salah satu anggota Paskibra kelas XII dari SMK Purnama Sendawar. Ini merupakan kali kedua anggota Paskibra tidak bisa menjalankan pelatihan dalam mempersiapkan diri untuk tugas mulia tersebut.
Setelah tahun lalu juga mengalami hal yang sama, namun bedanya pada tahun 2020 kemarin pembatalan pelatihan di pusat karantina sudah diinformasikan satu bulan sebelumnya. "Ada beberapa teman yang tahun kemarin kembali terpilih saat penyeleksian tahun ini. Tapi masih belum bisa melaksanakan lagi pada tahun ini. Jadi agak sedih juga, terulang lagi," tambahnya.
Para anggota Paskibra ini pun berharap agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. Sehingga kondisi kembali normal dan seluruh masyarakat juga bisa beraktivitas seperti sedia kala. Tidak lupa mereka pun mengajak untuk seluruh masyarakat agar membantu dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.
"Harapan kami adalah pandemi ini bisa segera berakhir dan untuk anggota Paskibra yang nantinya terpilih pada tahun tahun ke depan. Bisa tetap menjaga semangat untuk mengibarkan bendera pusaka Indonesia dalam kondisi apapun," pungkasnya.
Sementara itu, upacara pengibaran bendera pada peringatan Kemerdekaan RI pada tahun ini kemungkinan akan tetap dilaksanakan. Namun untuk anggota Paskibra yang bertugas hanya akan diambil sebanyak tiga orang saja, sama seperti tahun 2020 kemarin.
"Nanti akan dipilih tiga orang saja yang akan bertugas, diambil dari anggota purna Paskibra dan akan menjalani pelatihan pada tanggal 11 Agustus mendatang, cuma tidak sampai harus menginap di pusat karantina pelatihan," tutup Roni Alex Gores.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor : Bambang Irawan