"Upaya penyisiran dan pencarian yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil. Jenazah berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dengan meminta bantuan sebuah kapal penarik ponton yang ada di sekitar," kata koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat (Kubar), Erwin Sutanto, Kamis (27/5/2021).
Jenazah korban diperkirakan sebelumnya memang masih berada di sekitar lokasi kejadian karena diduga tersangkut di dasar sungai dan menyebabkan upaya pencarian sedikit menemui kesulitan.
Sehingga sekitar pukul 13.40, tim meminta bantuan kepada sebuah kapal untuk bisa membuat gelombang air di sekitar lokasi.
"Jadi dibuat gelombang dulu dengan kapal besar maupun perahu karet yang ada di lokasi kejadian. Membutuhkan waktu yang cukup lama hingga akhirnya jenazah terlihat mengambang dan langsung kita evakuasi, sekitar pukul 14.47," jelasnya.
Segera setelah ditemukan, jenazah korban langsung diberangkatkan menuju rumah duka atas permintaan dari pihak keluarga.
Dengan menggunakan mobil logistik BPBD Kubar sekaligus mengakhiri upaya pencarian yang sudah berlangsung selama tiga hari ini.
"Atas permintaan keluarga, jenazah langsung diberangkatkan kerumah duka menggunakan mobil BPBD Kubar," tegasnya.
Mengingat kondisi air sungai yang dalam beberapa hari terakhir ini mengalami peningkatan. BPBD Kubar juga terus mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas di sungai. Sehingga musibah seperti ini bisa dapat dihindari dan tidak sampai merenggut nyawa.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor : Bambang Irawan