Potensi penyakit tersebut masuk ke Kota Tepian menurut Andi Harun bisa saja terjadi, karenanya kewaspadaan untuk terus meningkatkan kebersihan menjadi upaya Pemkot Samarinda dalam mengantisipasi hal itu.
"Saya juga sudah mengarahkan Dinas Kesehatan menyiapkan tindakan antisipasi," kata Andi Harun kepada Korankaltim.com Minggu (8/5/2022) hari ini.
Andi Harun mengajak seluruh masyarakat agar melakukan antisipasi dengan melakukan pembersihan sampah pada lingkungan sekitar.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda Ismed Kusasih mengatakan untuk saat ini kasus Hepatitis Akut masih belum ditemukan.
Mereka akan melakukan pembahasan diinternal Dinkes Samarinda. "Besok baru hari pertama masuk kerja, kami juga akan menunggu arahan kementerian," ujar Ismed.
Masyarakat diminta tetap mewaspadai adanya virus tersebut, bukan berarti belum terkonfirmasinya kasus itu di Kota Tepian melalaikan kewaspadaan masyarakat dalam menjaga kebersihan.
Ia juga membagi tips agar masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya terhindar dari penyakut itu yakni mencuci tangan sesering mungkin, hindari makan di luar rumah lantaran kondisi perabotan kotor, untuk sementara waktu hindari berenang di kolam renang umum, hindari bermain di play ground dan hindari duduk disembarang tempat.
“Yang pasti sampai saat ini kasus Hepatitis Akut di Samarinda masih nihil, semoga saja terus nihil,” harapnya.
Pemulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur