Penobatan Nala Indra Vachucha Dilaya sebagai Putra Mahkota Kerjaan Kutai
Mulawarman diawali dengan prosesi Bepelas. Hadir dalam prosesi itu, kerabat
kerajaan Kutai Mulawarman dan beberapa perwakilan kerajaan di Asia, seperi
Malaysia, Brunai, Thailand, dan Filipina.
Kerabat Raja Kutai Mulawarman, Sainara mengatakan penobatan mahkota
kepada putra raja, bukan berarti pemangku kerjaan segera berpindah
tangan, akan tetapi proses pembinaan adat istiadat kepada putra mahkota.
"Putra mahkota masih belum dewasa dan dilakukan pembinaan oleh raja,"
katanya.
Penobatan putra mahkota juga dianggap sebagai simbol kesiapan Kutai Kartanegara
untuk menjadi ibu kota negara, menggantikan Jakarta. "Kukar sangat
siap jadi ibu kota negara," katanya.
Menurut Sainara, penobatan putra mahkota itu sengaja dihadiri beberapa
perwakilan kerjaan di Asia karena Raja Labok dikenal sebagai pemersatu kerajaan
di Borneo dan nusantara.
Dalam kesempatan itu juga diberikan gelar royal family Kerajaan Kutai
Mulawarman kepada 20 perwakilan kerajaan di Asia. “Ini agar persaudaraan
kerjaaan terjalin dengan baik, sehingga sama-sama saling membantu,” ujarnya.
Sementara Raja Labok mengklaim Kerajaan Kutai Mulawarman sudah diakui oleh
Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). (ran)