Dituntut meminta maaf, Deddy pun langsung meminta maaf dan sudah menuliskan panjang lebar di akun media sosial Instagram miliknya sejak Rabu (30/6/2021) kemarin. "Akhirnya kena somasi.. Ya sudah... Ga apa apa.. Namanya manusia. Minta maaf kan baik.. Jadi saya minta maaf kalau ada yang tersinggung krn kata kata GILA..," tulis Deddy Corbuzier di IG-nya.
Secara terbuka juga Deddy mengaku tidak tahu kalau kata gila sudah tak lagi digunakan dipenulisan atau percakapan masyarakat. "Sumpah deh.. Saya ga tau kalau kata kata itu salah..Jujur sih saya kaget krn saya cek di KBBI masih pakai kata "Gila" dan saya baru Paham ada kata ODGJ. Artinya saya ga pinter dan gak update nih.. Maaf kan yaa.......," tulisnya lagi.
PJS meminta kepada mantan pesulap itu untuk men-take down alias menghapus siniar bersama Mongol dan pagi ini sejak pukul 10.00 WITA dalam pantauan korankaltim.com obrolan itu sudah tak terlihat di Youtube Deddy yang memiliki 14,8 juta subscriber itu.
Deddy sendiri sepertinya mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi dengan sinirnya bersama Mogol. Dalam unggahan di Instagramnya malam tadi, Deddy menulis kalimat panjang dengan judul Is Our System Broken? Yang dalam Bahasa Indonesia berarti sistem kita yang rusak, seolah tak habis pikir dengan apa yang terjadi.
“Boleh tidak saya ber argumen.. Walau ttp saya minta maaf krn minta maaf itu baik. HARI INI.. YES HARI INI... 80 YA DELAPAN PULUH asosiasi dari komunitas difabel dll memberi saya somasi krn konteks jokes "orang gila" DGN TUNTUTAN HUKUM dsb... Ga apa apa...
TAKUT AKAN HUKUM NYA? NOT REALLY.. BUT...
I'M MORE TO SAD..,” tulis Deddy.
“Saya mau tanya ke kalian semua... Video ini hanya dua dari... Ratusan... Ratusan.. Kedekatan saya dan kepedulian saya pada mereka..
Saya bertanya... Kok TIDAK PERNAH ada satupun asosiasi yg memberi saya penghargaan....Jangankan penghargaan..
Knp ga ada asosiasi komen ke saya langsung? sekali lagi saya bertanya...Saat ratusan tangan mereka saya jamah.. Saat saya berkunjung ke mereka satu persatu sejak dulu..
Atau bahkan saat tadi pagi saya upload video ttg hebatnya anak Autisme...,” ungkapnya sembari memposting video dirinya dalam sebuah acara televisi bersama seorang gadis tuna netra yang dipeluknya sambil menangis.
Where are u guys?? Have u ever ask them... who I touch by my own hand.. How much they love me and I love them? Have u?
Or u just judge people from thing u believe is a mistake? For Ur own sake? Okay... Sorry and forget it.. Sekali lagi saya tetap minta maaf Kalau saya sudah buat konteks jokes yang di anggap bodoh..,” papar Deddy.
“Maaf. Saya tidak punya asosiasi.. Tidak punya foundation dll..
Saya hanya punya memori pada mereka dan mereka pada saya... And no matter what u guys do to blame me.. I love them.. Coz love is not words..Not judge. Not letter... ITS an Act. Now u answer me!..” tutup Deddy dalam tulisan itu seolah menginginkan penjelasan kenapa dirinya disomasi hanya gara-gara kata gila padahal dirinya sangat peduli dengan kaum difabel termasuk ODGJ.
Tulisan Deddy mendapat banyak tanggapan dan sebagian besar bersimpati atas apa yang terjadi dengan ayah dari Azka Corbuzier itu, terlebih Deddy baru saja menayangkan siniar bersama seorang remaja autis berkebutuhan khusus yang mendapat banyak sambutan positif karena mengangkat kaum autis di Tanah Air.
Penulis/Editor: Aspian Nur