Sementara film ini mendapatkan tinjauan beragam dari para kritikus dan penonton karena penggambaran prajurit yang dinilai kurang akurat, yang menarik lebih banyak perhatian adalah banyak yang menyerukan untuk memboikot film Mulan, karena aktris utamanya, Liu Yifei.
Dilansir viva.co.id dari World of Buzz, hal ini karena, Liu Yifei, menunjukkan dukungannya pada kepolisian Hong Kong saat kerusuhan 2019, sehingga banyak yang mengatakan kalau aktris tersebut telah mendukung kebrutalan polisi.
Pada Agustus 2019, Liu dilaporkan membagikan pos di media sosial, bertuliskan 'Saya mendukung polisi Hong Kong. Anda bisa mengalahkan saya sekarang. Sayang sekali bagi Hong Kong.' Namun, pada Februari 2020, Liu Yifei menarik kembali pernyataannya. "Ini jelas situasi yang sangat rumit dan saya bukan seorang ahli,” ujarnya.
Akibat kerusuhan tersebut, banyak kerusakan yang ditimbulkan, sehingga banyak yang mendesak untuk memboikot film tersebut. Bahkan, tagar #boycottmulan di Twitter lebih banyak diunggah dibanding review film itu sendiri. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di viva.co.id hari Selasa 8 September 2020 dengan judul Aktivis Ramai Serukan Boikot Film Mulan Gara-gara Ini