Tersinggung, Ayah Pukul Anak Tiri Dengan Gergaji
1 menit baca1.953 kali dibaca
SAMARINDA – Gara-gara tersinggung teguran anak tirinya, Miswanto alias Debby kehilangan emosi. Warga Jalan Kebun Agung, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara itu memukuli Adi Rianda (22) anak tirinya, berulang-ulang menggunakan gergaji.
Kasus penganiayaan ini kini ditangani Polsekta Samarinda Utara, Jalan DI Pandjaitan. Pria berusia 32 tahun itu diringkus polisi setelah dilaporkan Adi Rianda (22) karena kasus penganiayaan.
“Pelaku kita kenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” kata Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Ervin Suryatna, Rabu (29/11).
Ervin menceritakan, penganiayaan itu terjadi pada Minggu (26/11). Debby diduga memukuli anak tirinya itu berulang kali menggunakna gergaji. Beruntung, bukan bagian mata gergaji yang dipukulkannya.
“Pelaku memukul korban berkali kali dengan menggunakan gergaji yang mengakibatkan sakit pada bagian tangan sebelah kiri korban,” tutur Ervin.
Masalah ini muncul bermula saat Debby cekcok mulut dengan isterinya. Cekcok itu terjadi di dalam rumah. Korban yang baru tiba di rumah, menyaksikan pertengkaran itu.
Korban yang baru datang, namanya juga ikut disebut-sebut saat cekcok Debby dengan isterinya. “Korban baru tiba di rumah dan korban mendengar ibu korban dan pelaku sedang bertengkar kemudian. Pelaku sempat berucap kepada ibu korban bahwa korban adalah anak haram,” lanjut Ervin.
Tidak terima dengan kata-kata ayah tirinya itu, Adi pun menegurnya. “Korban mengatakan kepada pelaku supaya menjaga ucapannya,” tandasnya.
Mendengar teguran anak tirinya itu, Debby justru naik pitam. Dia mengambil gergaji dan mengayunkannya ke arah korban berkali-kali. “Pelaku memukulkan gergaji tersebut kepada korban berkali-kalali dan mengenai tangan kiri korban,” pungkasnya. Tidak terima dengan perlakukan ayah tirinya itu, Adi pun membuat laporan di kantor polisi. (dor)










