Agung: Rita Masih Bisa Mendaftar
2 menit baca3.188 kali dibaca

SAMARINDA - Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono optimis Pilgub Kaltim masih akan diikuti Ketua Golkar Kaltim Rita Widyasari. Menurutnya, masalah yang menyandera Bupati Kukar itu akan segera rampung dalam Bulan Desember 2017.
“Bisa, masih bisa, semuanya akan diselesaikan bulan ini,” kata Agung Laksono di Samarinda usai melantik pengurus Kosgoro 1957 di Hotel Selyca, Selasa (28/11) malam.
Menurut Ketua Umum Kosgoro 1957, Partai Golkar memiliki prinsip tidak akan mudah mengubah apa yang sudah menjadi keputusan partai. Tak terkecuali keputusan mengusung Rita Widyasari sebagai calon gubernur tunggal dari partai berlambang pohon beringin ini.
“Partai Golkar bukan partai yang mudah mengubah keputusan, kecuali ada peristiwa yang tak bisa ditawar lagi,” kata dia.
Rita Widyasari kata Agung Laksono salah satu kader Golkar yang memiliki elektabilitas tertinggi di Kaltim. Sampai saat ini posisinya sebagai cagub masih belum tergantikan termasuk juga sebagai Ketua DPD Golkar Kaltim.
Diketahui, Partai Golkar Kaltim dibawah kepemimpinan Rita Widyasari sukses meraih suara terbesar di Bumi Etam. Ada 13 kursi perwakilan partai yang duduk di DPRD Kaltim. Dengan modal jumlah kursi itulah menjadikan Golkar sebagai partai yang idola di Kaltim. Partai Golkar sudah bisa mengusung pasangan meski tanpa harus berkoalisi. Sesuai syarat dalam peraturan perundangan, syarat pencalonan harus didukung oleh 11 kursi di DPRD Kaltim.
Agung Laksono berpesan tetap harus mengedepankan etika dalam berpolitik. Artinya, tidak serta merta akan meninggalkan ketuanya hanya karena dalam masalah.
Termasuk soal penentuan calon wakil gubernur, Agung meminta seluruh kader tetap meminta arahan dari Rita Widyasari. “Soal wakil bisa saja tanya ke beliau (Rita Widyasari),” kata Agung.
Hanya saja dengan kondisi seperti saat ini, hendaknya usulan sudah tidak lagi perorangan, tapi sudah pasangan. “Soal siapa yang diusulkan, saya serahkan ke daerah untuk mempertimbangkan,” kata dia.
Ungkapan Agung Laksono ini sejurus dengan hasil Rapat Pleno Diperluas Partai Golkar Kaltim sehari sebelumnya. Dalam rapat yang dihadiri semua penguru tingkat kabupaten/kota sepakat masih mengusung Rita Widyasari sebagai calon gubernur pada Pilgub 2018. Seluruh perkembangan politik baik pilgub dan pileg seluruhnya akan dikonsultasikan kepada Rita selaku pemegang mandat Ketua Golkar Kaltim. Dalam rapat pleno sama sekali tak menyinggung soal adanya pergantian Rita Widyasari sebagai Ketua Golkar maupun sebagai calon gubernur. Bahkan untuk penentuan nama calon pendamping di Pilgub, Rita memiliki kewenangan penuh untuk menentukan figur. “Nama cawagub-nya nanti akan keluar dari mulut Ibu Rita,” kata Sekretaris Golkar Kaltim Abdul Kadir.
Menurut dia, siapa yng dipilih merupakan keputusan partai yang harus dijalankan oleh seluruh kader tanpa terkecuali.
Dengan keputusan yang tak bisa diubah itu, ada saja yang menghembuskan kabar bertentangan. Datangnya dari Gubernur Awang Faroek Ishak saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pengurus Kosgoro 1957. Awang Faroek terang-terangan meminta Golkar mengusung Makmur HAPK dan berpasangan dengan Rusmadi, Sekdaprov Kaltim.
“Saya berharap agar Golkar bisa menduetkan Makmur dan Rusmadi di Pilgub Kaltim, itu keinginan saya, tapi saya kembalikan ke Partai Golkar,” kata Awang Faroek dihadapan Agung Laksono dan undangan yang hadir malam itu. (sab)










