Bagi dia, jika kondisi jalan rusak dibiarkan akan banyak lagi pengendara yang mengalami kecelakaan.
“Kondisi Jalur Bontang-Sangatta betul-betul sangat memprihatinkan, dan menurut laporan yang saya terima dari warga Bontang, sudah beberapa korban pengendara motor yang jadi korban,” kata Zain, Minggu (22/10).
Rusaknya infrastruktur badan jalan diberbagai daerah di Kaltim membuat Zain selalu mendapat laporan dan keluhan dari masyarakat. Sebab kerusakan jalan itu mengakibatkan sejumlah persoalan mulai dari kecelakaan hingga menghambat akses transportasi khususnya yang berkaitan dengan perdagangan.
“Bukan rahasia umum kalau jalan di Kaltim sangat memperihatinkan, dan ini sebenarnya menjadi kewajiban pemerintah sebagai bagian dari penyediaan sarana dan prasarana publik sehingga harus benar-benar menjadi perhatian,” ujarnya.
Untuk itu, Ketua Komisi I DPRD Kaltim ini berharap Pemprov Kaltim fokus pada program pembangunan yang berkaitan dengan kepentingan orang banyak, khususnya yang berhubungan dengan sarana dan prasarana publik sehingga diharapkan akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.
Dengan infrastruktur yang baik akan tercipta berbagai peluang ekonomi sehingga dapat memecah adanya ketertinggalan suatu daerah di Kaltim.
“Kami usulkan Pemprov Kaltim melakukan pemetaan program pembangunan infrastruktur khususnya terkait jalan. Artinya, mana yang butuh untuk dibantu kelanjutan pembangunannya dan mana yang baru akan dilakukan perbaikan sehingga nantinya ke depan tidak ada lagi masalah badan jalan yang dikeluhkan masyarakat,” imbuhnya. (sab)