Dikatakan kepala dinas PMK dan Penyelematan, Moh Yani sebelumnya pihaknya mendapatkan laporan dari warga adanya buaya ini. Tak hanya seekor, tapi ada beberapa buaya yang berkeliaran di lingkungan tiga RT itu.
“Setelah mendapat laporan, Senin malam kemarin kami menurunkan 8 personil mengevakuasi buaya yang sebelumnya telah diamankan warga sekitar,” kata Moh Yani, Selasa (10/10) saat di jumpai di kantonya.
Pada kesempatan ini Moh Yani juga berpesan kepada masyarakat khususnya di sekitar aliran sungai untuk berhati-hati. Warga kata dia bisa segera melaporkan ke Dinas PMK dan Penyelamatan jika memang me nemukan binatang yang membahayakan. “Kami minta kepada masyarakat selalu mengawasi anak anaknya. Jangan sampai kejadian yang tidak diinginkan terjadi,” katanya.
Sementara itu, Deden Nurhidayat staf pengendali ekosistem Balai TNK mengatakan buaya tersebut akan dilepas liarkan di kawasan TNK resort Sangkima, yang berjarak sekitar 40 km dari pemukiman. Kawasan TNK merupakan salah satu habitat asli buaya tersebut, sehingga diharapkan ke depan tidak ada konflik antara buaya dengan manusia.
“Rencananya buaya akan di direlokasi ke TNK, sehingga tidak mengaggu kehidupan manuasi.” ujarnya.
Untuk diketahui buaya itu ditemukan oleh warga sekitar pukul 21.00 WITA (Senin,10/10) dan berhasil dievakuasi oleh PMK sekitar pukul 21.30 WITA. (cil)