Aparat Diminta Bolehkan Film Jagal dan Senyap
1 menit baca3.980 kali dibaca

JAKARTA - Direktur Imparsial Al Araf tidak mempermasalahkan wacana nonton bareng (nobar) film Pengkhianatan G30S/PKI. Namun, ia mengkritik sikap aparat yang kerap melarang pemutaran film bertemakan peristiwa G30S seperti ‘Jagal’ dan ‘Senyap’. “Panglima kalau mau memutar film G30S silahkan, monggo, tapi kalau ada pihak-pihak yang ingin memutar film Jagal, Senyap, dan film lainnya diperbolehkan dong,” kata Al Araf di kantornya, Jalan Tebet Dalam IV, Senin (25/9).
Menurut Al Araf, dewasa ini pemutaran film bertemakan peristiwa G30S dalam perspektif lain diperlukan. Sebab, fakta sejarah tidak perlu ditutupi. Masyarakat bisa menilai sendiri dengan pemahamannya masing-masing. Apalagi pelarangan pemutaran film telah mencoreng demokrasi. “Masyarakat kan udah pintar bisa menilai mana yang salah mana yang benar. Ini kan demokrasi biarkan masyarakat putar jangan dilarang, kita aja enggak melarang (G30S) kok,” ujar Al Araf.










