“Batasnya sampai pukul 00.00 WITA, setiap fraksi sudah harus mengumpulkan usulan nama Pj Gubernur,” ucap pria yang akrab disapa Hamas.
Tahapan selanjutnya ialah rapat pimpinan (rapim) bersama unsur alat kelengkapan dewan (AKD) guna menilai siapa nama yang terbanyak diusulkan fraksi.
“Kami ranking dulu baru dirapimkan, setelah itu baru dikirimkan ke Kemendagri. Indikator perankingan sesuai nomor urut yang paling banyak diusulkan, yang diambil tiga besar,” paparnya.
Untuk diketahui, DPRD Kaltim telah menerima surat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) bernomor 100.2.1.3/4445/SJ tentang Usulan Nama Pj Gubernur. Dalam surat tersebut ditujukan kepada beberapa daerah yang juga dalam waktu dekat kepemimpinannya perlu dilanjutkan oleh Pj Gubernur, salah satunya Kaltim. Atas dasar surat tersebut dewan menindaklanjuti tahapan pengusulan nama calon Pj Gubernur.
“Masih belum bisa kami beberkan, mungkin nanti setelah mengerucut tiga nama untuk diusulkan DPRD Kaltim ke Mendagri,” kata Ketua Fraksi Gerindra, Bagus Susetyo.
Sementara Anggota Fraksi Golkar, Muhammad Udin juga mengaku belum berani berkomentar.
“Kalau mau tanya soal nama-nama saya belum berani komentar, bisa dikonfirmasi ke Ketua Fraksi Golkar, tapi yang jelas Fraksi Golkar sudah menyetorkan nama,” singkat Udin.
Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ananda Emira Moeis juga tak membeberkan. “Tunggu saja hasilnya. Sudah diserahkan (nama-namanya),” kata Nanda.
Diketahui, belakangan ini terdapat lima nama kerap digadang-gadang bakal menjadi usulan DPRD Kaltim menjadi Pj Gubernur Kaltim yakni Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag H Kamaruddin Amin, Rektor Unmul Abdunnur, Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni dan Deputi Bidang Sosial dan Budaya Badan Otorita IKN Alimuddin.
Editor: Aspian Nur