Ribuan Warga Kubar Masih Kesulitan Air Bersih
2 menit baca2.223 kali dibaca

SENDAWAR - Diperkirakan lebih dari seribu masyarakat tersebar di tiga kampung Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kutai Barat (Kubar) mengaku kesulitan air bersih. Ketiga kampung itu, yakni Muara Jawaq, Tondoh dan Gadur, bertahun-tahun harus merogoh kocek untuk membeli air bersih. Dengan kondisi itu, mereka berharap pemerintah tanggap terhadap masyarakat berada di pinggiran Ibukota Kabupaten tersebut. Mereka meminta pemerataan pembangunan. Apalagi, Kantor Unit Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) telah rampung dibangun di Kampung Muara Jawaq, sekira tahun 2015 lalu. Pemasangan pipa instalasi utama PDAM, bahkan sudah ke Kampung Tondoh. Yakni, kampung lokasinya paling ujung dari ketiga kampung itu. Namun pantauan Koran Kaltim, Unit PDAM justru belum difungsikan.
“Untuk memperoleh air bersih, warga biasa membeli melalui depot air bersih. Seperti depot air bersih El Saday dan dari Koperasi Jawaq Tondoh Bersama. Harga 1 tandon (muatan 1,2 liter) Rp 50 ribu,” ujar Juru Tulis (Sekdes) Kampung Muara Jawaq, Errye Sugyanto, belum lama ini.










