"Masih banyak rangkaian kegiatan menjelang HUT ke-16 Koran Kaltim 22 November mendatang," ucap Desman Sabtu (1/10/2022).
Untuk diketahui kegiatan Korkal Siniar On Stage berlangsung di La Luna Bistro, Hotel Horison, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, dihadiri nara sumber perwakilan Pemprov Kaltim Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Muhammad Faisal, Pengamat Politik, Hukum dan HAM, Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah dan Direktur Koran Kaltim, Desman Minang Endianto, serta turut hadir peserta dari berbagai macam universitas ternama di Samarinda.
Sementara itu berbicara tentang tajuk yang dibicarakan dalam podcast Faisal menyampaikan hingga saat ini, Pemprov Kaltim masih terus konsisten dalam merumuskan dan merancang pembangunan Kaltim dibawah kepemimpinan Isran Noor dan Hadi Mulyadi.
"Namun kemudian yang menjadi kelemahan kami tidak menginformasikan itu secara menyeluruh, ini akan menjadi koreksi kami untuk dapat menutupi kelemahan tersebut," sebutnya.
Selain itu kurang sinerginya antara Pemprov Kaltim serta Pemkab atau Pemkot yang ada di Kaltim turut menjadi salah satu hambatan dalam menunjang kinerja pemerintahan.
"Ambil contoh saja saat kami mengikuti expo di luar daerah, kalau bisa jadi satu namun besar kenapa harus masing-masing buka gerai, begitu juga dalam kerja pemerintahan mari berkolaborasi," bebernya.
Keterbatasan anggaran menurutnya menjadi salah satu hal yang juga mempengaruhi penilaian masyarakat mengenai kurang maksimalnya kinerja Pemprov Kaltim, namun hal itu perlu dipahami dengan besaran nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan berbagai porsi yang tak dapat diganggu gugat sehingga anggaran tersebut dapat terbilang terbatas. "Pak gubernur dan pak wagub selalu berkata kalau kita mau egois saja kita bisa tutup pasokan SDA yang ada, namun kita ini kan NKRI dan Kaltim adalah anak yang ramah," ujar Faisal.
Sementara Herdiansyah Hamzah mengungkapkan beberapa hal dalam perjalanan kepemimpinan Isran Noor dan Hadi Mulyadi perlu dikoreksi terlebih mengenai persoalan lingkungan, menurutnya masih marak terjadi di Kaltim. "Ada beberapa kasus tambang ilegal yang saat ini memasuki meja hijau, tapi sejauh ini masih belum ada yang tiba di putusan," ujar Castro, sapaan akrabnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur