Isran Noor menjelaskan, Pramuka adalah gerakan kepanduan di Tanah Air yang resmi dan keberadaannya diakui pemerintah, jadi wadah pembinaan dan pelatihan generasi muda untuk meningkatkan dan memaksimalkan semua potensi tunas bangsa, baik intelektual, spiritual, sosial maupun fisiknya. "Marilah kita mengabdi tanpa batas demi membangun ketangguhan bangsa," ucap Isran dalam sambutannya usai dilantik.
Sampai saat ini Gerakan Pramuka sejatinya tetap eksis dan keanggotaannya berasal dari berbagai kalangan, utamanya para pelajar, remaja dan pemuda serta masyarakat luas. Namun sayangnya lebih dari dua tahun ini saat pandemi Covid-19, aktifitas Gerakan Pramuka menurun. “Kini saatnya Gerakan Pramuka bangkit kembali dengan berbagai aktifitasnya," jelasnya.
Pengurus Mabida maupun Kwarda Gerakan Pramuka bertanggungjawab dan harus bisa bekerja ekstra keras untuk membangkitkan kembali aktifitas Gerakan Pramuka Kaltim, diantaranya Kwarda harus dapat mengelola Gerakan Pramuka di tingkat daerah, dengan melaksanakan pembinaan organsasi kepada Kwarcab dan organisasi pendukung, serta meningkatkan hubungan dan konsultasi dengan Mabida.
"Kemudian melakukan hubungan dan kerjasama dengan instansi Pemerintah, Swasta dan organisasi di tingkat provinsi yang sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka," papar Isran
Tak kalah penting adalah menyampaikan laporan kepada Kwarnas berkaitan dengan perkembangan Gerakan Pramuka di daerah. “Semoga dengan upaya-upaya tersebut, Gerakan Pramuka di Kaltm semakin maju, tetap diminati, dicintai dan menjadi pilihan utama para generasi muda dan masyarakat pada umumnya," tutup Isran.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur