Sepeti yang terjadi di SPBU Belintut, Selasa (5/9). SPBU sudah kehabisan stok sekira pukul 12.30 Wita. Petugas SPBU menyebut bensin sudah ludes.
Pantauan Koran Kaltim, kehabisan bensin dan solar di SPBU itu karena pihak SPBU lebih memprioritaskan penjualan kepada pembeli yang membawa jerigen untuk di ecer kembali (pengetap).
“Sudah sering terjadi kehabisan bensin dan solar di SPBU yang ada di Belintut. Premium dan solar belum siang hari, sudah habis,” kata Hendri Philip (45) yang saat itu sempat ikut ngantri sepeda motornya, namun tak kebagian bensin.
Selama ini SPBU tidak membatasi pembelian. Dia menduga ada permainan antara petugas nozzle (corong) dispenser SPBU dengan para pengetap yang merupakan langganannya. Biasanya mereka berulang kali bolak-balik mengisi BBM di tangki kendaraan yang mereka bawa.
“Apalagi petugas nozzle di SPBU tahu bahwa pembeli itu seorang pengetap langganannya, maka akan didahulukan mengisi tangki kendaraannya ketimbang masyarakat yang telah mengantri berjam-jam. Akibatnya, SPBU jadi cepat tutup karena kehabisan stok BBM,” tuturnya geram.
Pengantre lainnya, Chaniago (49) warga Kecamatan Barong Tongkok mengaku sebagai masyarakat sangat dirugikan dengan kondisi ini. Mau tak mau, dia harus rela membeli bahan bakar ke pedagang eceran meski harganya cukup tinggi dibanding harga di SPBU.
“Saya tak sempat isi solar mobil tadi, saya lama ngantre, ternyata dibilang petugas SPBU solar habis,” ujarnya.
Dia berharap Tim Terpadu Pemkab Kubar dan pengawas Pertamina Wilayah Kaltim, secepatnya turun ke Kubar untuk menindak SPBU dan APMS nakal yang ada di Belintut yang kerap menjual BBM kepada pengetap.
Sementara itu, Manager Communication and Relations Pertamina Kalimantan, Alicia Irzanova menyatakan pasokan premium dan solar ke Kabupaten Kubar tetap dilakukan Pertamina.
“Apabila SPBU kehabisan stok, konsumen sebenarnya dapat membeli di APMS/SPBU terdekat. Untuk kemudahan konsumen yang tidak familiar di daerah tersebut, Pertamina menyediakan aplikasi Pertamina Go untuk mencari lokasi terdekat. Khusus pasokan SPBU 64-755.01, hari ini tersedia pasokan Premium 24.000 liter, Biosolar 16.000 liter dan Pertamax 8.000 liter,” kata Alicia Irzanova, Selasa (5/9).
Berdasarkan penelusurannya, sepanjang Selasa (5/9) stok bahan bakar minyak di Kubar sebenarnya tersedia sampai sore hari. Seperti yang ada di APMS Mitra AGI yang jaraknya sekitar 2 kilometer dan APMS Harkat Bersama yang jaraknya sekitar 5 kilometer dari SPBU di Jalan Belintut.
“Di SPBU juga masih ada stok Pertamax kok sampai sore,” tutup Alicia. (imr/fir)
Pasokan BBM ke Kubar
- Premium 24.000 Liter
- Biosolar 16.000 Liter
- Pertamax 8.000 Liter
sumber Humas Pertamina