Plt Bupati PPU Hamdam sudah ke lokasi tersebut saat mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi untuk peninjauan lokasi rencana pembangunan Bandara di Kelurahan Gresik.
“Kunjungannya melihat lokasi pembangunan runway (landasan pacu) bandara di daerah Kelurahan Gresik,” kata Hamdam Selasa (22/2/2022) kemarin.
Rencananya bandara ini hanya dikhususkan untuk kepresidenan dan para tamu undangan negara namun ada rencana kemungkinan dijadikan bandara komersial. “Lahan yang diplotkan sekitar 2.700 hektare untuk kepentingan pembangunan bandara itu,” akunya.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI Nomor 141-HGU-BPN RI-1997/10 November 1997, PT TKA mendapatkan lahan HGU seluas 4.346,05 hektare.
Luasan lahan tersebut meliputi wilayah Kelurahan Gersik, Kelurahan Jenebora, Kelurahan Pantai Lango dan Kelurahan Riko di Kecamatan Penajam. Pemerintah pusat pun akan membangun jalan tol yang menghubungkan bandara dengan IKN Nusantara.
Pemkab PPPU mendukung penuh rencana pemerintah pusat untuk membangun bandara di wilayah setempat.
Jika pembangunan bandara ini dapat direalisasikan oleh pemerintah pusat maka tentunya akan memberikan dampak yang cukup baik bagi masyarakat. “Multiplier effect (efek berganda) bagi masyarakat sekitar tentunya ada,” sebut Hamdam.
Sebelumnya, Menhub Budi Karya menuturkan, pihaknya telah melakukan sejumlah penelitian atau studi penentuan lokasi calon bandara baru yang lokasinya sangat strategis, yaitu berada di antara kawasan IKN dengan Balikpapan.
“Jadi untuk Lokasi ini akan dihubungkan oleh jalan tol, baik dari Balikpapan maupun IKN,” ujar Budi Karya.
Bandara baru ini nantinya memiliki landas pacu sepanjang 3000 meter x 45 meter, dan bisa didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing 777.
Budi Karya optimistis bandara baru tersebut bisa diselesaikan tahun 2024 mendatang.
Penulis: */Erwin
Editor: Aspian Nur