Ada tiga kota di Indonesia yang dinobatkan sebagai kota paling ramah lingkungan dan bersih sesuai kategori masing-masing. Balikpapan masuk dalam deretan 10 kota yang dianugerahi ASEAN dianugerahi Environmentally Sustainable Cities (ESC Award). Kemudian, Bontang dianugerahi Clean Land dalam kategori kota kecil, dan Surabaya dianugerahi Clean Water dalam kategori kota besar.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya bersama dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi turut menyerahkan penghargaan kepada perwakilan kota negara penerima, Kamis (21/10).
Siti mengatakan, ESC Award yang diprakarsai ASEAN merupakan salah satu pendekatan paling efektif untuk mendorong kota-kota di ASEAN lebih memobilisasi sumber daya dalam membangun kota yang bersih dan hijau, serta dapat menetapkan standar agar diikuti kota-kota lainnya.
“Saya sangat berharap, bahwa ini akan memotivasi kita untuk meningkatkan kinerja lingkungan kita dan menginspirasi orang lain untuk berbagi praktik terbaik di seluruh dunia. Oleh karena itu, saya ingin menegaskan kembali bahwa kolaborasi yang kuat adalah kunci untuk menjembatani kesenjangan dan untuk bergerak maju dengan cara yang lebih harmonis,” ungkap melalui pernyataan resmi, Jumat (22/10).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, EA Rafiddin Rizal mengatakan Balikpapan dan Bontang dipilih mewakili Indonesia berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian KLHK. Khususnya Balikpapan, setelah sebelumnya meraih Penghargaan Adipura berkali-kali, Balikpapan juga pernah mendapatkan penghargaan ESC pada 2014.
“Jadi dipertimbangkan lagi oleh KLHK. Lalu disepakati dikirimkan untuk mewakili Indonesia di tingkat ASEAN,” pungkasnya. (pmr/rq721)
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Sabtu tanggal 23 Oktober 2021