“AW pas kebetulan ada di situ, apakah ikut bermain atau tidak kami belum tahu. Masih dalam pemeriksaan,” ungkapnya.
Di lokasi kejadian lanjut perwira pertama berpangkat dua balok di pundak ini mengamankan barang bukti dua ekor ayam aduan.
Selain itu petugas juga mengamankan 18 orang yang terlibat judi sabung ayam.
“Ada sekitar 18 orang yang kami amankan, beserta barang bukti dua ekor ayam, ini masih didalami,” bebernya. Saat ini proses pemeriksaan masih dilakukan anggota Satreskrim Polres Balikpapan. Sementara AW berstatus saksi.
“Untuk barang bukti lainnya, masih didalami. Saya masih menunggu perkembangan,” tutupnya. Badan Kehormatan DPRD Kota Balikpapan belum mengambil sikap atas dugaan keterlibatan anggota dewan berinisial AW yang ikut diamankan bersama 17 orang lain saat penggerebekan arena sabung ayam di kawasan Gunung Malang, Balikpapan Tengah, Sabtu (19/8) sore lalu.
Terjaringnya anggota dewan dalam arena judi sabung ayam sebenarnya sudah sampai ke lembaganya. Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Balikpapan, Usman Daming mengakui itu. Namun dia belum dapat mengambil sikap. Dia tidak ingin berandai-andai dalam kasus ini sebelum kasusnya jelas.
Usman mengakui memperoleh informasi itu dari media. Kejadian ini disayangkan oleh politisi PPP ini karena dikhawatirkan bisa mencoreng lembaga terhormat DPRD.
“Tentu kita sayangkan kejadian ini karena akan membawa nama lembaga dewan yang terhormat ini. Tetapi saya tidak ingin berandai-andai soal sanksi yang akan dikenakan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian. Kita tunggu saja seperti apa,” tandas Usman, kemarin.
Menurutnya badan kehormatan belum dapat melakukan tindakan apapun selama oknum tersebut belum ditetapkan tersangka. Selain itu, belum ada laporan yang disampaikan partai kepada DPRD terkait kasus ini.
“Ya harus ada pemberitahuan dari partai anggota dewan tersebut ke kita. Baru kami akan membahas persoalan ini. Kami akan konsultasi dengan partainya menindaklanjuti apabila statusnya tersangka,” katanya. (yud/din)