Banyak Pendatang, Kaltim Ibarat Gula di Antara Semut
1 menit baca371 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi menyebutkan bahwa Kaltim menjadi daerah yang paling banyak diminati untuk kunjungan. Hadi menjelaskan mengibaratkan bahwa Kaltim bak gula diantara semut-semut, yang membuatya ramai dikerumuni.
“Satu Kalimantan ini, yang paling banyak didatangi itu Kaltim,” ungkap Hadi.
Namun kondisi tersebut tak melulu menghasilkan prestasi. Menurut Orang Nomor 2 di Kaltim, dengan banyaknya pendatang di Kaltim dapat mempengaruhi angka kemiskinan di Kaltim. Belum lagi sesuai dengan data yang dipaparkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), presentase penduduk miskin di Kaltim mengalami peningkatan. Dari yang 5,94 persen ditahun 2019, menjado 6,64 persen pada tahun 2020.
“Ini bukan semata-mata kita tidak melakukan pembangunan di Kaltim. Tapi juga dilihat, perekonomian kita terdampak pandemi tahun lalu,” lanjut Hadi.
Salah satu indikator kemiskinan, yang masih menjadi perhatian banyak pihak, termasuk Pemprov Kaltim adalah masalah kepemilikan rumah. Karena hal tersebutlah pihaknya berencana untuk mendukung pembangunan rumah murah bagi masyarakat Kaltim kedepannya.[]
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor : Rusdi










