“Patut bangga dengan Pak Andi Harun, dengan program-programnya banyak pekerjaan yang ingin dicapai,” kata Desman saat silaturahmi dengan orang nomor satu di Kota Tepian itu Senin (15/3/2021) kemarin.
Menurut Desman, kunci utama dari capaian program kerja yaitu konsisten, sehingga berangkat dari situ segala target yang ingin digapai dapat dicapai.
Koran Kaltim ditegaskannya berkomitmen akan mengawal dari sisi penyaluran informasi kepada masyarakat terkait pembangunan yang berjalan di Samarinda.
Senada dengan Desman, Andi Harun juga membenarkan peran media diakui sangatlah penting dalam penyaluran informasi kepada masyarakat. Semata-mata bukan bertujuan untuk memamerkan diri, justru Andi Harun beranggapan, atas pembangunan yang nantinya terlaksana terdapat banyak peran yang membantunya dalam mensukseskan pembangunan itu.
“Wali Kota itu hanya memimpin, saya bahkan tidak dapat melakukan segalanya sendiri tanpa ada kepala OPD yang ada maupun pegawainya,” kata Andi Harun.
Banyak yang akan dikerjakan dalam periode kepemimpinannya terutama program yang masuk dalam skala prioritas. Di antaranya penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), parkir liar, hingga Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Namun dalam hal ini pihaknya menemukan sedikit kendala, pasalnya pelantikan diadakan setelah APBD 2021 disahkan, akan tetapi tak berhenti di situ saja, bahkan ia akan tetap menjalankan pekerjaannya dengan anggaran yang sangat memadai.
“Seperti TPS yang penting kami pindahkan dulu jangan di jalan protokol, jadi penataan bisa kami jalankan, ke depan jika anggarannya sudah ada kami akan bangunkan yang baru,” sebutnya.
Sempat menyoroti kawasan Sungai Dama, Andi Harun juga berencana akan membangun sebuah flyover atau jembatan layang di Gunung Manggah, didasari maraknya kecelakaan lalu lintas dan tingkat kepadatan kendaraan yang nantinya terhubung sampai ke Jalan Imam Bonjol.
Memang membutuhkan anggaran yang sangat besar, pihaknya akan mengupayakan pembangunan itu dapat berjalan dengan bantuan dana yang dari Pemerintah Pusat. Urgensi penanganan itu selain mengurangi kecelakaan, juga mungurangi kemacetan di kawasan tersebut.
“Makanya kalau hanya pemangkasan gunung itu tidak mengurangi kepadatan kendaraan,” ungkap Andi Harun.
Andi Harun juga memiliki keinginan mengubah Samarinda sebagai Smart City.
Penulis: */Claudius Vico
Editor: Aspian Nur