Namun terdapt sedikit perbedaan pelayanan vaksinasi bagi para lansia, jika di luar kategori itu bisa mengikuti penyuntikan dosis kedua pada dua pekan penyuntikan pertama, bagi lansia dapat mengikuti penyuntikan kedua itu dengan tenggat waktu 28 hari kedepan.
Ditambahkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P), Dinkes Samarinda, Osa Rafshodia menjelaskan distribusi pelayanan vaksin ditempat itu untuk 280 orang. "Itu juga terbuka untuk umum," ujar Osa.
Ditanyakan lebih lanjut vaksinasi bagi para lansia itu bisa diakses melalui web Samarinda.kemenkes.go.id, hingga pendaftaran ditempat (walk in). "Syaratnya umur 60 tahun keatas, dan jangan lupa datang membawa KTP," jelasnya.
Vaksinator yang disediakan oleh Dinkes Samarinda berasal dari Puskesmas Temindung. Total distribusi vaksin pada tahap kedua khusus untuk lansia ini dibeberkan Osa untuk sebanyak 22 ribu orang. "Tidak ada target, pokoknya sampai selesai. Rata-rata dalam sehari untuk lansia 300 orang, itu juga terlaksana di 81 faskes yang terdaftar dapat melakukan vaksinasi," urainya.
Sementara itu Ketua Pengurus Buddist Center Maha Vihara Sejahtera Maitreya, Hendri Suwito menyambut baik atas inisiasi Pemkot Samarinda ini. Ia mengatakan sedikitnya vaksinasi pada Selasa (9/3/2021) terdaftar sebanyak 80 orang. "Rinciannya 70 orang lansia, 10 orang tokoh agama," tandasnya.[]
Penulis : Claudius Vico
Editor : Rusdi