“Menjadikan semacam monumen atau museum diorama untuk mengenang jembatan terdahulu. Sedang proses perencanaan tahun depan, intinya pemerintah daerah mengupayakan adanya museum yang dijadikan bahan untuk mengingatkan generasi yang akan datang bahwa disini pernah terjadi peristiwa besar tentang jembatan kartanegara terdahulu,” kata Sekretaris Kabupaten Kukar, H Sunggono kepada Korankaltim.com, Kamis (26/11/2020).
Sekda mengungkapkan, lokasi tepat dibangunnya Museum Diorama berada tepat di bawah Jembatan Kartanegara sisi Tenggarong Kota. “Semacam museum tapi dia museum IT yang tidak berisikan barang-barang yang berbentuk besar, tapi orang yang masuk situ nanti akan merasa akan berada di saat tempo dulu ketika jembatan terdahulu itu masih ada, tempatnya di sisi Tenggarong Kota sini,” ungkapnya.
Sekda membeberkan, rencana ini sudah pernah diinisiasikan pertama kali oleh mendiang Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar almarhum Budi Harsono.
“Memang dulu di bawah jembatan itu ada ruangan dan diperuntukkan tempat diorama, namun tidak sempat terurus dan direncanakan dengan baik. Namun sekarang kami bersama teman-teman PU, teman-teman pariwisata sudah bersepakat untuk merencanakan itu kita ubah semacam museum diorama jembatan,” bebernya.
“Sebenarnya salah satu inisiatornya itu adalah sejak jaman Almarhum Pak Budi Harsono, InsyaAllah tahun depan perencanaannya dan pelan-pelan kita lakukan renovasi,” imbuh Sunggono.
Sementara itu, perwakilan Dinas PU Kukar, Dodik Arifianto menyebutkan, pihaknya memang membenarkan terkait rencana untuk dibangunkannya Museum Diorama Jembatan Kartanegara. “Ada ruangan di bawah jembatan itu, ya isinya semacam foto-foto tampilan-tampilan begitu rencananya, cuman belum tahu nanti seperti apa kalau memang nanti mau dilaksanakan dioramanya. Yang mau dimanfaatkan memang di ruangan yang di bawah jembatan itu, kalau terkait benda-benda yang mau ditampilkan, mohon maaf saya kurang paham soal itu,” sebutnya.
Atas nama Pemkab Kukar baik kelembagaan maupun secara pribadi, Sekda Sunggono mengucapkan turut berbela sungkawa bagi keluarga korban tragedi 26 November. “Ya kita tetap menyampaikan bela sungkawa bagi yang masih merasa kehilangan dengan peristiwa itu, mudah-mudahan cepat bisa move on dari kejadian masa lalu yang sama-sama tidak kita inginkan, dan bisa menyongsong masa depan yang lebih baik,” demikian Sunggono.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan