Di kalangan wartawan, beredar pesan singkat yang isinya menunjukkan sejumlah nama, yang kabarnya diplot menjadi Pjs.
Nama-nama itu, di antaranya:
1. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Riza Indra Riadi, sebagai Pjs Wali Kota Bontang.
2. Asisten I Setdaprov Kaltim Moh Jauhar Effendi sebagai Pjs Bupati Kutai Timur
3. Kepala Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa HM Syirajudin sebagai Pjs Bupati Kutai Barat
4. Sekretaris DPRD Kaltim Muhammad Ramadhan sebagai Pjs Bupati Berau
5. Kepala Satpol PP Kaltim Gede Yusa sebagai Pjs Bupati Mahakam Ulu
Belum diketahui secara pasti, muasal daftar nama itu. Guna mendapat konfirmasi, Korankaltim.com, menghubungi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim Muhammad Sabani. Melalui pesan singkat, Sabani tak membenarkan ataupun menampik adanya daftar nama tersebut.
"Kita tunggu aja dulu SK-nya," ujar Sabani singkat, Rabu (22/9/2020).
Sementara itu, Asisten I Setdaprov Kaltim Moh Jauhar Effendi, yang namanya turut masuk dalam daftar, menyebut bahwa daftar nama itu belum bisa dipastikan kebenarannya.
"Masih rumor, kan belum ada SK-nya," kata Jauhar Selasa (22/9/2020) malam.
Namun demikian, sebagai abdi negara, Jauhar mengaku siap menjalankan tugas di manapun, dan pada posisi apapun.
"Ya kalau pribadi, sebenarnya sejak saya diangkat sebagai PNS, saya ingat waktu itu menandatangani perjanjian, bersedia ditempatkan di mana saja. Bahkan di seluruh Nusantara. Jadi kalau itu benar, ya harus siap jika mendapatkan penugasan dari pimpinan (Gubernur)," ungkapnya.
Hal senada, diungkapkan Kepala Satpol PP Kaltim Gede Yusa. Kepada Korankaltim.com, Gede menyebut daftar nama itu baru info awal saja.
"SK-nya saja belum turun. Ini baru info-info saja," ungkapnya.
Bahkan, ia menyebut, jika kabar ini pun belum pernah disinggung secara langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor. "Iya belum (pernah disampaikan)" imbuhnya.[]
Penulis/editor : Rusdianto