“Rapid test massal untuk menekan kasus perempuan hamil yang terkonfirmasi positif,” kata Rizal Effendi, Kamis (17/9/2020).
Tiga ibu hamil positif Covid-19 itu telah diumumkan saat rilis perkembangan Covid-19 dan termasuk dalam riwayat 24 suspek.
“Makanya kami serius untuk menekan kasus seperti ini,” lanjut Rizal.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menambahkan ibu hamil memang cukup rentan terpapar Covid-19. Tentunya juga membahayakan bagi bayi yang baru dilahirkan. Sehingga harus menjalani isolasi serta berupaya agar bayi baru lahir tidak tertular.
“Setidaknya rumah sakit harus mencari, menyediakan kamar bersalin yang sesuai standar protokol Covid-19,” imbuhnya.
Terlebih layanan kesehatan untuk ibu hamil didorong tetap berjalan pada fase adaptasi kebiasaan baru atau new normal. Siap dalam kondisi apa pun.
“Ya harus siap. Tidak boleh hanya melayani ibu hamil yang normal saja. Persalinan ibu hamil positif Covid-19 juga dijalankan,” tandasnya.
Penulis: */Hendra
Editor: Supiansyah
* Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 18 September 2020