Di RT 18 ada 25 bangunan yang hangus dimana bangunan tersebut dihuni 25 kepala keluarga (KK) dengan 100 jiwa, sementara di RT 19 ada 11 bangunan yang dilalap si jago merah plus 4 bangunan tempat usaha yang dihuni 17 KK dengan 85 jiwa. Satu hotel di RT ini yaitu Hotel Andhika juga sebagian bangunanya jadi arang meski struktur bangunannya masih terlihat dari pinggir jalan. Rumah ketua RT 18 yaitu Mustafa dan Ketua RT 19 Zainuddin tak luput dari musibah ini. Total ada 40 bangunan dengan 42 KK serta 185 jiwa kini harus mencari tempat tinggal sementara akibat musibah ini.
Penyebab utama kebakaran masih simpang siur, ada yang menyebutkan karena meledaknya kompor di salah satu rumah warga di RT 18 namun ada juga yang menyebutkan korsleting listrik di Gang Bugis, namun semua itu masih dalam penyelidikan Polsek Samarinda Kota.
Sempitnya akses jalan masuk menuju lokasi kebakaran ditambah minimnya titik air membuat kebakaran tak bisa segera dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran harus berjibaku dengan api selama dua jam lebih karena kesulitan mencari titik air untuk disemprotkan ke lokasi kejadian. (*)
Editor: Tim Korankaltim.com