Kaltim Tambah 70 Kasus Positif, Klaster RS AWS Belum Dihitung
1 menit baca449 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kaltim per Kamis (30/07/2020) kembali menjulang, yakni 70 kasus.
1 menit baca449 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kaltim per Kamis (30/07/2020) kembali menjulang, yakni 70 kasus.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak, mengatakan angka kasus yang hanya berselisih 1 kasus dari rekor tertinggi Kaltim 71 kasus, belum termasuk penambahan dari Klaster RS AWS.
Klaster AWS merupakan klaster penularan Covid-19 para Tenaga Kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie (RS AWS) Samarinda yang pada hari ini melaporkan penambahan 15 kasus baru.
"Artinya, angka kasus hari ini meskipun sudah terlihat banyak. Belum menggambarkan kondisi real perkembangan Covid-19," ujar Andi dalam rilis melalui Zoom, Kamis (30/07/2020) petang.
Artinya, kasus Covid-19 sebenarnya di Kaltim angkanya bisa jauh lebih besar, dari yang sudah tercatat.
Hingga Kamis, catatan Dinas Kesehatan Kaltim sudah ada total 1.337 kasus positif Covid-19 di Bumi Etam.
"Penambahan hari ini, masih didominasi kasus yang merupakan hasil swab massal, dimana kebanyakan merupakan asimtomatis (tanpa gejala)," tukasnya.
Secara rinci, penambahan terjadi di Balikpapan sebanyak 31 kasus, Kutai Kartanegara 10 kasus, Samarinda 11 kasus, Paser 6, Kutai Timur 5, Kutai Barat 4, dan Berau 3 kasus.
Andi mengumumkan adanya penambahan kasus positif yang dinyatakan sembuh sebanyak 30 kasus.
"Dari Samarinda 10 kasus, Kutai Kartanegara 7, Balikpapan 5, Berau 4, lalu Paser dan Kutai Barat masing-masing 2 kasus," beber Andi.
Dengan penambahan tersebut, akumulasi kasus Covid-19 Kaltim menjadi total 1.377 positif, 887 sembuh, 30 meninggal dan 460 masih dalam perawatan.
Dengan angka-angka tersebut, Andi mengingatkan kepada masyarakat, agar tetap mematuhi dan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.
Mengenakan masker, menjaga jarak dan memastikan untuk mencuci tangan sehabis beraktivitas harus dilakukan secara sadar dan konsisten.
"Kita haru tetap sehat, tetap semangat,tetap waspada, jaga diri, jaga keluarga, jaga jarak, tidak tertular dan tidak menularkan," tutup Andi
Penulis : Rusdi
Editor: M.Huldi







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG