"Pasien meninggal, adalah SMD167. Seorang laki-laki 49 tahun, merupakan PDP (Pasien Dengan Pengawasan) yang merupakan orang terlantar yang dirujuk oleh Dinas Sosial ke RSUD IA Moeis
pada 16 Juli," ujar Andi dalam rilis melalui aplikasi Zoom, Senin (20/07/2020) malam.
Saat dibawa ke RS IA Moeis, pasien mengeluhkan demam, batuk dan sesak nafas dengan komorbid atau penyakit penyerta Diabetes Melitus (DM).
Lalu, pada 17 Juli dilakukan pengambilan swab dan tanggal 19 Juli hasil laboratorium menyatakan
terkonfirmasi positif covid-19.
"Pada 19 Juli kondisi pasien memburuk dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.15 WITA. Pasien dimakamkan secara protokol Covid-19," beber Andi.
Dengan tambahan 1 kasus meninggal tersebut, total kasus meninggal Covid-19 di Kaltim menjadi 19 kasus.
Selain 1 kasus meninggal tersebut, Andi juga mengumumkan penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 25 kasus.
"Penambahan positif, berasal dari Balikpapan 8 kasus, Paser 1 kasus, Samarinda 6 kasus dan Kutai Kartanegara 10 kasus," beber Andi.
Sementara kasus sembuh, bertambah sebanyak 20 kasus. 16 diantaranya, berasal dari Kota Samarinda, dan 4 kasus dari Kutai Timur.
"Dengan penambahan tersebut, total kasus positif menjadi 893, sembuh 586, meninggal 19, dan 288 kasus masih menjalani perawatan," ungkap Andi.
Penulis : Rusdi
Editor: Desman Minang