"Penambahan positif baru, per 11 Juni 2020 sebanyak 3 kasus. Kutai Barat 1 kasus, dan Balikpapan 2 kasus," ujar Andi dalam rilis melalui aplikasi Zoom, Kamis (11/06/2020) petang.
Penambahan kasus positif di Balikpapan ini, ujar Andi masih terhubung dengan Klaster Kampung baru, yang dinyatakan sebagai penularan transmisi lokal. "Iya, BPN 92 laki-laki 37 tahun, dan BPN 93 laki-laki 11 tahun, dari Klaster Kampung Baru," tukasnya.
Di Pulau Kalimantan, penambahan terbanyak sekaligus mencatatkan angka kasus positif terbanyak ada di Kalimantan Selatan (Kalsel). Hari ini, terjadi penambahan 69 kasus positif di Kalsel, sehingga total kasusnya menjadi 1.565. Sementara Kaltim ada penambahan 3 pasien positif, sehingga berjumlah 365 orang. Kalimantan Barat, tak melaporkan adanya penambahan kasus positif baru, sehingga jumlahnya tetap 245. Hal serupa juga terjadi di Kalimantan Utara, dengan total kasus sebanyak 170.
"Untuk kasus sembuh di Kaltim, berasal dari Kutai Kartanegara 5 kasus, Balikpapan 1 kasus, yang merupakan anggota Klaster ABK (anak Buah Kapal) Amertha, Bontang 4 kasus, dan Samarinda 5 kasus," beber Andi.
Untuk kasus sembuh di Samarinda, 4 kasus merupakan pasien positif dari Klaster ABK Balikuta. Artinya, dengan penambahan 4 kasus sembuh ini Kalster Balikuta telah selesai.
Penulis : Rusdi
Editor: Desman Minang