“Ancaman lain yaitu DBD, untuk kasusnya memang tahun mengalami penurunan di banding tahun kemarin, tetap sudah ada korban. Itulah yang membuat kita juga harus waspada,” kata Andi, Ahad (12/4/2020) kemarin.
Sejak awal tahun hingga pertengahan April ini, sudah ada seribuan orang yang dirawat akibat terjangkit gigitan nyamuk aedes aegypti itu. 10 orang di antaranya meninggal dunia. Terbanyak di Balikpapan dengan empat kasus kematian. (Selengkapnya lihat boks).
Andi mengingatkan masyarakat yang melaksanakan anjuran berdiam di rumah agar menjaga kebersihan lingkungan, dan menerapkan 3M Plus. Yakni, menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan penampungan air seperti bak mandi, ember, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es, dan lain-lain. Kemudian menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lainnya.
Selanjutnya memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. “Bersihkan genangan-genangan air yang ada, selalu pel lantai dengan disinfektan. Terpenting laksanakan 3M Plus,” ucap Andi.
Kegiatan pencegahan lain yang dapat dilakukan seperti menabur bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan dan menggunakan obat nyamuk. Dengan kegiatan pencegahan ini, masyarakat secara tidak langsung membantu pemerintah dalam pencegahan penularan penyakit demam berdarah.
Menurut Andi, rumah sakit dan tim-tim medis saat ini sedang berjuang menganani Covid-19. Karena itu, peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan DBD sangat diharapkan.
Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19, Achmad Yurianto juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai penyebaran DBD di saat pergantian musim seperti sekarang ini. “Kami ingatkan saat ini adalah musim pancaroba yang biasanya secara klasik ada peningkatan kasus DBD. Karenanya mari cegah, tetap di rumah, berantas sarang nyamuk, ini juga penting,” kata Yuri di Gedung BNPB Jakarta tengah pecan tadi (*)
Penulis: */Fairus
Editor: Aspian Nur