Sidney Jones: Setelah Marawi Militan Incar Indonesia dan Malaysia
1 menit baca2.087 kali dibaca

JAKARTA - Laporan lembaga think-tank Institute of Policy Analysis of Conflict pimpinan Sidney Jones memperingatkan bahwa setelah berkecamuk perang kota di Marawi, Filipina selatan, bakal semakin banyak serangan kaum radikal di Asia Tenggara, di antaranya terhadap orang asing, termasuk di Indonesia.
Koalisi kelompok-kelompok militan Filipina yang dikembangbiakkan para petempur asing, telah membanjiri Marawi di Pulau Mindanao, dua bulan lalu. Para militan yang menyatakan sumpah setiap kepada ISIS itu masih menguasai sebagian kota itu, kendati militer Filipina tak henti melancarkan ofensif.










