Penerimaan CPNS, lanjut Robi, diperkirakan pada September mendatang. “Kalau untuk P3K menyusul setelah rekrutmen CPNS selesai,” jelasnya.
Dirinya memperkirakan formasi yang diisi P3K merupakan tenaga-tenaga fungsional non-PNS. Meski begitu, kedudukannya sama dengan PNS. “Pangkat dan gajinya bergantung pada ijazah. Bedanya hanya fasilitas dan pensiunan. P3K tidak akan terima itu,” terangnya.
BKPSDM juga menunggu informasi dari KemenPAN-RB mengenai formasi yang bakal dibuka dalam penerimaan CPNS. Meski dipastikan kebutuhan Pemkot Balikpapan sebanyak 858 orang. “Bila disetujui, maka penerimaan CPNS tahun ini kemungkinan terdiri dari 187 formasi, atau sesuai dengan 30 persen. Jadi P3K nanti sekitar 671 orang dan itu sesuai pembagian 70 persen,” terangnya.
Untuk diketahui, selama ini penerimaan abdi negara menggunakan pola zero growth.
“Artinya, pengajuan penerimaan sesuai dengan jumlah PNS yang pensiun,” lanjutnya.
Saat ini, Pemkot Balikpapan memiliki 4.998 PNS dengan jumlah yang pensiun di 2019 mencapai 192 orang. Sementara penerimaan PNS pada 2018 lalu hanya 189 orang.
“Belum tentu keseluruhan kebutuhan formasi dibuka penerimaan,” imbuhnya.
Adapun pejabat yang akan purnatugas pada tahun ini adalah Asisten III Muhammad Saufan. Sementara pada 2020 mendatang yakni Kepala Disporapar Oemy Facessly dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suryanto.
Penulis: */Hendra
Editor: M.Huldi