Ketiga pria tersebut, salah satunya bernama Iskandar (31) yang langsung berinisiatif mencari sumber bau. “Saya lagi mau ke Samarinda Seberang cari kerjaan sama teman-teman, begitu ada bau teman-teman nyuruh saya turun mengecek, karena kami penasaran,” kata Iskandar.
Iskandar lalu memanjat lalu turun ke kolong jembatan. Bermodal penciuman, dia menyusur kolong jembatan mencarai sumber bau. Sesaat setelah masuk, dia langsung melihat sesosok mayat pria dalam keadaan terlentang. “Sudah busuk mayatnya,” tandasnya.
Begitu memastikan yang dilihatnya adalah jasad manusia, Iskandar dan kedua rekannya mendatangi pos Lalu Lintas di Jembatan Mahakam, Jalan Slamet Ryadi. Temuan mayat tersebut sempat membuat arus lalu lintas di atas jembatan tersendat, karena sejumlah warga dan pengendara yang penasaran. Mereka memilih memperlambat laju kendaraannya. Proses evakuasi dilakukan oleh sejumlah unsur relawan di Samarinda.
Mayat yang belum diketahui idetitasnya itu dievakuasi ke ambulan dan dibawa ke kamar jenasah RSUD AW Sjahranie.
“Kemungkinan dia sudah meninggal empat hari, masih mengenakan baju dan celana, dia hanya beralaskan kardus,” kata Mujadi, salah satu relawan.
Sejumlah polisi datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) meminta keterangan sejumlah saksi. Hingga kini polisi masih menyelidiki untuk mengungkap penyebab tewasnya pria tersebut. (dor)