Sebelum berangkat, lanjut Shaleh, pada 14-15 Juli 2017 calon jemaah haji melaksanakan manasik dan praktek terakhir. Sedangkan manasik tingkat kota dilakukan sebanyak dua kali dan tingkat kecamatan 8 kali. Selanjutnya setelah manasik, mereka harus menjaga kondisi fisiknya agar tetap prima sebelum berangkat. Pihaknya akan memberikan perhatian khusus bagi jemaah lanjut usia dan memiliki penyakit.
“Manasik sudah dilakukan, tinggal tingkat akhir pada 14 Juli nanti. Pemeriksaan kesehatan telah dilakukan, dan informasinya mereka juga akan dibagikan buku kesehatan. Jemaah usia lanjut dan jemaah berpenyakit beresiko juga terus dipantau oleh tim medis,” ujarnya.
Pada 2017 ini, jumlah calon jamaah haji kota Balikpapan bertambah sebanyak 134 orang. Shaleh mengatakan jumlah itu mengalami peningkatan, apabila dibandingkan tahun lalu. “Tahun ini ada tambahan 134 orang. Tahun depan belum tahu lagi kuotanya. Yang jelas setiap tahun ada penambahan,” ucapnya.
Sementara itu sebanyak 240 calon jemaah asal Kabupaten Paser akan berangkat menuju ke Tanah Suci. Data tersebut
disampaikan Abdurrahman selaku Petugas Penyusunan Dokumen Haji Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser.
Dari 240 Jemaah haji ini, lanjut ia, terdiri dari laki-laki sebanyak 116 orang dan jemaah haji perempuan sebanyak 124 orang. Dimana, mereka telah memenuhi sejumlah persyaratan administrasi.
“Mereka (240 calon jemaah) telah memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, seperti pembuatan pasport dan pelunasan biaya haji,” terangnya.
Dikatakan, selain telah memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, 204 jamaah haji tersebut sudah pula mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan di beberapa kecamatan. Sedangkan untuk pemeriksaan kesehatan bagi jemaah haji asal Kecamatan Tanah Grogot, akan dilakukan dalam waktu dekat. “Dalam waktu dekat akan mengikuti tes kesehatan,” paparnya.
Lebih lanjut, Abdurahman mengatakan, bahwa pemberangkatan haji pada 2017 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, hanya dilakukan dengan sistem satu kloter saja.
“Kalau tahun sebelumnya, jemaah haji asal Paser berangkat dengan beberapa kloter, sedangkan tahun ini hanya satu kloter saja. Dan mereka akan berangkat menuju ke Tanah Suci dari embarkasi Balikpapan pada 10 Agustus mendatang,” pungkasnya. (din/sur)