Jalan yang rusak, kerap kali membuat macet panjang. Selain itu menyebabkan banyak kendaraan yang terbalik saat menghindari jalan rusak. Praktis pengguna jalan baru bisa tiba di Sangatta, Kutai Timur setelah menempuh tujuh jam perjalanan.
Gubernur Kaltim, Isran Noor mengaku sangat prihatin atas kondisi ini. Dia berjanji akan memperbaiki. Dalam APBN telah teralokasi Rp200 miliar untuk perbaikan jalan dari Samarinda menuju Sangatta.
“Dana dari APBN hampir Rp200 miliar, untuk perbaikan jalan dari Samarinda sampai simpang Perdau, Kutim. Pelaksanaannya di tahun 2019 nanti,” ujarnya saat melakukan kunjungan ke Kutim, belum lama ini.
Terpisah, Bupati Kutim Ismunandar mengaku bangga mendengar kabar tersebut. Terlebih lagi akan ada perbaikan jalan poros Samarinda hingga Sangatta.
Sebagai tuan rumah, Ismunandar menyatakan dari Kabupaten Kutai Timur akan membantu persiapannya. “Kami senang juga kalau jalan diperbaiki, kami bisa membatu persiapannya,” ujar Ismu.
Menurut dia perbaikan jalan poros bukan tugas Kabupaten Kutim melainkan dari nasional.
“Itu kan jalan nasional, perbaikan jalan itu bukan ranahnya Kutim,” tutup Ismu. (yul)