Gubernur Minta Rakyat Kaltim Dukung Penyelesaian Proyek
1 menit baca763 kali dibaca

SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak meminta tak ada lagi beda pendapat soal penyelesaian proyek-proyek besar yang sedang berjalan di Kaltim. Menurut dia, sejumlah mega proyek saat ini tengah memasuki masa penyelesaian. Awang Faroek berpendapat semua proyek yang ditarget rampung saat jabatannya sebagai gubernur purna, harus didukung.
“Ini semua tidak lain untuk rakyat. Karena, semua yang dibangun akan dirasakan manfaatnya nanti oleh anak dan cucu kita,” katanya.
Terlepas dari itu semua, Awang Faroek juga menyatakan penyelesaian pembangunan proyek strategis nasional (PSN) di Kaltim adalah bentuk dari Nawacita yang digelorakan oleh Presiden Joko Widodo. Di mana pembangunan dilakukan secara merata dan berimbang ke seluruh Indonesia.
“Justru sekarang ini kita sedang membangun industri sesuai dengan Nawacita Presiden Jokowi,” ujarnya.
Seperti diketahui, sejumlah proyek besar di bidang Infrastruktur baik umum maupun industri sedang memasuki masa penyelesaian di Kaltim. Sebut saja Jalan Tol Samarinda - Balikpapan, Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, hingga infrastruktur industri seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy di Kutai Timur.
Awang meminta semua elemen masyarakat Kaltim harus mendukung penyelesaian proyek tersebut, guna menyukseskan pembangunan di Kaltim.
Selain itu, menurut Awang Faroek pemerintah masih terus membangun infrastruktur untuk transportasi laut, udara hingga darat. Bahkan, saat ini sudah terbangun terminal bandara yang megah, yaitu Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Kemudian pembangunan Bandara APT Pranoto di Sungai Siring, Samarinda. Kedua bandara tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kaltim.
“Karena itu, apa yang dibangun saat ini diharapkan dapat terus dilanjutkan bahkan ditingkatkan. Sehingga betul-betul memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan rakyat,” tukasnya.
Sebelumnya, DPRD Kaltim telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) LKPj gubernur yang bertugas mengevaluasi seluruh proyek dengan pembiayaan tahun jamak atau multi years contract (MYC). Hasilnya, Pansus meragukan penyelesaian sejumlah proyek sesuai denagn waktu yang ditentukan. (rs)










