Awang Tegaskan Proyek Masjid ‘Kinibalu’ Tetap Lanjut
1 menit baca750 kali dibaca

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyebut, ada aktor intelektual dibalik aksi penolakan warga Kampung Jawa dan Kampung Bugis terkait pembangunan Masjid Pemprov Kaltim, di atas Lapangan Kinibalu Samarinda.
“Soal aktor intelektualnya, silahkan polisi sedang menelitinya. Walaupun saya tahu, karena buktinya ada di WhatsApp itu,” ujar Awang Faroek, kemarin.
Demo kata Awang Faroek boleh saja. Itu hak warga. Tapi aksi jangan sampai menghalangi kegiatan pembangunan. Ujungnya, akan berhadapan dengan hukum.
“Tidak ada seorang pun yang boleh menghalangi pembangunan proyek pemerintah. Masjid itu proyek pemerintah, jadi siapapun yang menghalangi akan berhadapan dengan hukum,” tukasnya.
Awang mengatakan, pembangunan masjid akan terus berlanjut. Lantas bagaimana dengan kesepakatan para demonstran, proyek tersebut dihentikan sementara.
“Saya sudah mengatakan tegakkan hukum. Proyek tetap berlanjut, hari ini (kemarin) saja kebetulan hujan, tapi besok jalan lagi. Kalau saya menyetop malah saya yang salah, proyek itu sudah resmi mendapat persetujuan DPRD,” paparnya.
Awang memastikan tidak ada hal yang salah dengan pembangunan masjid tersebut secara administratif.
“Sudah mendapatkan IMB dari wali kota, siapa bilang tidak ada IMB-nya, gak mungkin lah wali kota mengeluarkan nomor kalau tidak melewati administrasi, jangan tanya saya, tanya wali kotanya sana, kan wali kota saat itu pak Zairin dan sekarang Pak Jaang. Gak mungkin saya melanggar hukum. Kalau tidak ada IMB saya tidak mungkin melaksanakan pembangunan,” terangnya. (rs)










