Gubernur: Pilgub Kaltim Berjalan Aman
1 menit baca483 kali dibaca

SAMARINDA- Gubernur Kaltim menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Gubernur Kaltim 2018 Kamis (27/6), di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03 RT 22, Kelurahan Pelabuhan Kecamatamn Samarinda Kota.
Sekira pukul 09.05 WITA, Awang tiba bersama istri dan anaknya.
Ditemui usai mencoblos, Awang menyerukan kepada seluruh rakyat Kaltim untuk menggunakan hak pilihnya. Hujan gerimis yang sempat menggujyur sebgaian besar wilayah Kota Samarinda, menurutnya bukan alasan, untuk tidak datang ke TPS.
“Soal hujan ini cuma gerimis, sebentar saja reda, tidak ada alasan untuk tidak meilih,” ujarnya.
Ia mengatakan, hak pilih adalah hak paling asasi, terutama bagi pemilih pemula. “Ini kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demokrasi,” tukasnya.
Usai mencoblos, Awang berkeliling ke sejumlah TPS yang ada di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Setelahnya ia melaporkan proses jalannya pelaksanaan Pilgub Kaltim 2018 dan Pilbup Bupati Penajam Paser Utara (PPU) kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Video Confrence, di Kantor Gubernur Kaltim Rabu (27/6) siang.
Menteri Dalam Negeri (mendagri) Tjahjo Kumolo tidak ikut dalam Video Conference karena tengah memantau Pilkada di Jawa Tengah.
Kepada Direktur Kemendagri Awang menjelaskan, dukungan dari Pemprov Kaltim sudah lengkap dan menjadikan tingkat partisipasi masyarakat akan meningkat.
“Taget dari Kemendagri 77,5 persen, riwayat di 2013, Kaltim 55, 81 persen, semoga kali ini bisa minimal 80 persen,” ujarnya.
Ia juga melaporkan antusiasme masyarakat cukup tinggi.
Ditanya harapan kepada Gubernur yang baru, Awang mengaku hanya meminta pembangunan Kaltim tetap berjalan. “Harapan siapapun yang terlih pilihan rakyat, harapan saya pembangunan harus dilanjutkan,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Kaltim mendukung pendanaan Pilkada sepenuhnya dibiayai APBD, tidak ada dukungan dari APBN. (rs)










