Syamsul mengaku tidak akan menysiakan waktu yang tersisa tiga hari ini untuk lebih gencar melakukan sosialisasi hingga ke lapisan masyarakat terjauh. Dia mengungkapkan pada masa tenang Pilgub, KPU Kaltim mengintensifkan sosialisasi yang menjangkau ke wilayah pelosok Kaltim dengan mengerahkan segala kemampuan yang melibatkan perangkat pilgub yang sudah tersusun hingga ke tingkat desa.
“Ada strategi diakhir-akhir ini untuk meningkatkan partisipasi pemilu dengan mendatangi seluruh rumah warga. Ini adalah sosialisasi yang berbasis keluarga door to door kami datangi masyarakat dengan menyampaikan pemberitahuan hak pemilih mereka,” ungkapnya.
Menjalankan misi ini, KPU Kaltim sudah menyiapkan petugas khusus yang mengantarkan formulir C6 atau undangan kepada masyarakat yang memiliki hak memilih.
“Itu menunjukan bahwa pemberitahuan yang dilakukan KPU sekaligus akan disampaikan oleh petugas khusus mengingatkan seluruh pengguna hak pilih untuk datang ke TPS. Dan itu akan tersampaikan semua,” ujarnya.
Terbentuknya KPPS yang ada diseluruh Kaltim merupakan media utama untuk mensosialisakan kepada masyarakat.
“Kami harapkan warga Kaltim dapat menggunakan hak pilihnya berpartisipasi yang menjadi target KPU Kaltim 77,5 persen bisa tercapai,” tandasnya. (yud)