2018, Laporan Gratifikasi ke KPK Menurun
1 menit baca552 kali dibaca

SAMARINDA - Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda akan dikelola oleh Angkasa Pura (AP) I. Namun hingga saat ini, bandara dengan landasan pacu 2.250 meter tersebut masih dikelola oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Temindung.
Alasannya, alih kelola APT Pranoto oleh AP I masih sebatas memorandum of understanding (MoU) bersama Pemprov Kaltim dan AP I.
Sampai sekarang masih menunggu diselesaikannya draft perjanjian kerja sama (PKS), yang ditargetkan akan selesai secepatnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Salman Lumoindong mengatakan, sejauh ini kerjasama detail seperti pembagian kemauan pemprov dan AP I masih dalam tahap penyusunan.
“Secepatnya draft PKS itu akan dibuat, mungkin 1-2 bulan ke depan sudah rampung. Sehingga, pengelolaannya sudah jelas dilakukan oleh AP 1,” katanya, Minggu (24/6).
Salman mengaku banyak hal yang harus dijelaskan detail dalam perjanjian kerjasama itu seperti siapa yang akan mengelola parkir, mengelola tenan-tenan, dan lainnya.
“Pada dasarnya MoU dilakukan karena pemprov ingin adanya pembagian pengelolaan dalam APT Pranoto. Sebab, uang pemerintah melalui APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) dalam pembangunan APT Pranoto juga cukup besar. Totalnya capai Rp1,5 triliun, dari sumber APBD mulai 2011 hingga 2017,” tuturnya.
Pemprov Kaltim akan ikut ambil bagian pengelolaan. Misalnya, AP I handle untuk pengelolaan penerbangan, sementara pemprov bisa di pengelolaan lain, misalnya kargo atau yang lain. Sehingga, ada pendapatan yang bisa didapatkan pemprov dengan beroperasionalnya APT Pranoto.
“Prinsipnya, AP I sudah bisa mengoperasikan dengan tenang setelah MoU dan penerbitan PKS agar bisa menentukan hal-hal mana saja yang dikelola AP I dan mana yang dikelola Pemprov,” tutupnya. (rs)










